SMK Negeri 6 Kota Bengkulu didirikan pada 3 Mei 2012 di Kelurahan Sumber Jaya, Jalan Kampung Bahari, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu. Lokasinya berada di kawasan yang berdekatan dengan Pelabuhan Internasional Pulau Baai. Pada awal berdirinya, sekolah ini dibentuk berdasarkan rekomendasi Dinas Pendidikan Nasional Kota Bengkulu dan dipimpin oleh Syarifin Effendi, S.Pd. sebagai pelaksana tugas kepala sekolah.
Pada awalnya, SMKN 6 memiliki bidang keahlian Agribisnis dan Agroteknologi. Selanjutnya, pada tahun 2013, sekolah mengajukan pembukaan program keahlian baru, yaitu Teknik Otomotif serta Teknik Komputer dan Informatika.
Pada tahun 2014, Pemerintah Kota Bengkulu menetapkan lokasi tanah untuk pembangunan Unit Sekolah Baru melalui Keputusan Walikota Nomor 149 Tahun 2014. Lahan tersebut diperuntukkan bagi SMKN 6 bersama SMP Negeri 25 dan SD Negeri 105 Kota Bengkulu.
Dalam perkembangannya, SMKN 6 Kota Bengkulu mengalami beberapa pergantian kepala sekolah. Berdasarkan catatan sejarah sekolah, periode kepemimpinannya antara lain:
- Syarifin Effendi, S.Pd. — 2012
- Hasan Baksin, S.Pd. — 2012–2016
- Adang Oarlindungan, SH — 2017–2018
- Sulasman, S.Pd. — 2018–2019
- Syarifin Effendi, S.Pd. — mulai 2019.
Nama resmi sekolah kemudian tercatat sebagai SMKN 6 Kota Bengkulu. Dokumen Pemerintah Provinsi Bengkulu mencantumkan NPSN 10703975 dan lokasi sekolah di Jalan Kampung Bahari.
Dalam perkembangannya, SMKN 6 juga semakin aktif menghasilkan produk dan inovasi berbasis potensi lokal. Salah satu yang menonjol adalah Minyak Goreng Bumi Merah Putih, yang diluncurkan pada 27 Mei 2025 dalam acara Gebyar SMK 2025. Sekolah tersebut juga mendapat penghargaan sebagai juara 1 sekolah inovatif dalam kegiatan tersebut.
Jadi, secara ringkas, SMKN 6 Kota Bengkulu berdiri pada tahun 2012 sebagai sekolah kejuruan yang berorientasi pada kebutuhan keterampilan dan potensi daerah, kemudian berkembang dengan berbagai program keahlian, kegiatan pendidikan, serta inovasi produk hingga sekarang.